Kanwil DJP Jaksel II Tulis Pendapatan Pajak Rp 32, 7 Triliun di Akhir 2020

Kanwil DJP Jaksel II Tulis Pendapatan Pajak Rp 32, 7 Triliun di Akhir 2020

Kanwil DJP Jaksel II Tulis Pendapatan Pajak Rp 32, 7 Triliun di Akhir 2020

Pendapatan pajak di Kanwil Direktorat Jenderal Pajak( DJP) Jakarta Selatan II sampai akhir 2020 sudah menggapai 101, 6 persen ataupun Rp 32, 7 triliun dari sasaran sebesar Rp 32, 1 triliun.

Menjawab tercapainya sasaran pendapatan Kanwil DJP Jakarta Selatan II, Ketua Jenderal Pajak Suryo Utomo membagikan penghargaan pada semua Barisan Kanwil DJP Jakarta Selatan II.

“ Aku berambisi, semua institusi DJP senantiasa antusias serta senantiasa melindungi kegiatan serupa dalam melaksanakan kewajiban menghimpun pendapatan negeri,” tutur Suryo dalam penjelasan persnya di Jakarta, Jumat

Kepala Kanwil Pajak Jakarta Selatan II Edi Slamet Irianto mengatakan, suasana endemi memanglah membuat situasi ekonomi susah, banyak Harus Pajak yang usahanya tersendat.

Terlebih lagi, area Jakarta Selatan merupakan wilayah awal yang diresmikan bagaikan alam merah oleh Penguasa Provinsi DKI Jakarta alhasil Kanwil DJP Jakarta Selatan II semenjak sepanjang 3 bulan semenjak endemi mengakhiri jasa lihat wajah.

“ Kita memandang tahun 2020 merupakan tahun yang susah untuk pelakon ekonomi. Dari bagian kapasitas likuiditas, dari bagian kapasitas buat memperoleh kesempatan bidang usaha serta lain serupanya. Yang sebelumnya kesempatan terbuka luas jadi kecil serta berikutnya,” tutur Edi.

Edi berkata, dengan seluruh keterbatasan yang terdapat itu, Kanwil DJP Jakarta Selatan II mengganti strategi program- program yang sudah disusun tahun tadinya. Di antara lain dengan melaksanakan pendekatan serta membuat komunikasi pada Harus Pajak.

Tidak hanya itu, Kanwil DJP Jakarta Selatan II pula melaksanakan riset kepada upaya sektor- sektor yang tidak terdampak sungguh- sungguh oleh endemi Covid- 19. Riset itu dicoba buat menggali kemampuan serta mengenali keahlian beri uang Harus Pajak.

“ Harus Pajak yang tidak terdampak seperti itu yang yang kita maintenance, kita jaga

komunikasinya. Dalam komunikasi juga gimana kita dapat membagikan keadaan yang membolehkan Harus Pajak dapat bekerja sama serta menguatkan dalam aktivitas ekonominya supaya berjalan bagus. Alhasil pajak ini jadi rekan dialog dalam melindungi ekonominya. Pada dikala yang serupa mereka bertanya mengenai sedi- segi pajaknya,” nyata Edi.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *