Saham Farmasi Bangkit dari Keterpurukan, IHSG Naik 1 Persen

Saham Farmasi Bangkit dari Keterpurukan, IHSG Naik 1 Persen

Saham Farmasi Bangkit dari Keterpurukan, IHSG Naik 1 Persen

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tajam terhadap awal perdagangan hari ini, Rabu (3/2/2021). Saham farmasi bangkit setelah lebih dari 10 sesi terpuruk namun investor asing memborong saham perbankan.
Bandar Taruhan
Berdasarkan data Bloomberg, IHSG diakses menguat 60 poin atau 1 prosen ke level 6.103,99. Kinerja ini sekaligus menyebabkan indeks rebound setelah ditutup melemah 0,39 prosen ke level 6043,84 terhadap perdagangan kemarin.

Sebanyak 219 saham menguat, 71 saham melemah, dan 145 saham stagnan dibandingkan dengan posisi kemarin.Mayoritas sektor di dalam klasifikasi IDX-IC menguat, dipimpin oleh sektor kesehatan yang melonjak 0,8 persen.

Emiten saham farmasi dan kesehatan sebetulnya mencuat. Sebanyak delapan emiten menguat, dipimpin oleh PT Phapros Tbk. yang mencetak kenaikan 5,02 persen.

Trio PT Kimia Farma Tbk, PT Indofarma Tbk, dan PT Itama Ranoraya Tbk terhitung berhasil mencetak kenaikan. Ketiga saham tersebut bergerak naik di kisaran 2 prosen sampai 3 persen. Kinerja tersebut melanjutkan tren positif emiten farmasi setelah sempat puasa cuan sepanjang lebih 10 sesi beruntun sejak 13 Januari 2021.

Sementara itu, total transaksi perdagangan menggapai 1,46 miliar lembar sampai pukul 09.08 WIB. Nilai transaksi tercatat Rp1,39 triliun yang mana investor asing mencatat net buy Rp13,3 miliar. Saham perbankan layaknya PT Bank Central Asia Tbk. dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. menjadi buruan asing.

Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta Utama di awalnya menyebutkan berdasarkan rasio fibonacci, level support maupun resistance IHSG berada di 5.992,73 sampai 6.179,13. Adapun berdasarkan indikator moving average convergence divergence (MACD), indeks udah membentuk pola dead cross di area positif dan stochastic serta RSI udah berada di area netral.

“Meskipun demikian, di awalnya muncul pola bullish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan ada potensi penguatan lanjutan terhadap pergerakan IHSG agar berpeluang menuju ke resistance terdekat,” paham Nafan di dalam laporan riset harian, Rabu (3/2/2021).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *