Warning Sri Mulyani: Dampak Covid Masih Terasa Sepanjang 2021

Warning Sri Mulyani: Dampak Covid Masih Terasa Sepanjang 2021

Dampak Covid-19 di th. 2021 nampaknya belum mereda. Bahkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati telah beri tambahan warning atau peringatan, dampak Covid-19 tetap dapat tetap terasa selama th. ini.

Penyebabnya, menurut Sri Mulyani, disebabkan karena pengadaan vaksin Covid-19 yang dipercayai menjadi game changer pemulihan ekonomi dinilai belum pasti optimal di dalam mengusir virus corona.

Kendati demikian, kata dia, setidaknya dengan adanya vaksinasi bisa tingkatkan keyakinan masyarakat untuk melaksanakan aktivitas dan aktivitas ekonomi.

“Diperkirakan 2021 tetap dapat mengalami perihal yang sama. Meski ada vaksinasi kami melihat dampak Covid-19 dapat terasa di selama 2021,” ujarnya di dalam konferensi pers virtual, Rabu (6/1/2021).

“Optimisme vaksin dapat tingkatkan confidence masyarakat untuk melaksanakan aktivitas dan aktivitas ekonomi. APBN dapat menunjang di dalam keadaan yang tetap kuat,” kata Sri Mulyani melanjutkan.

Lebih dari 1.000 pegawai terpapar Covid-19
Dalam kesempatan yang sama, Sri Mulyani bilang lebih dari 1.000 pegawai Kemenkeu positif terkonfirmasi Covid-19.

“Seluruh teman-teman Kemenkeu di dalam menjalankan tugas terhitung hadapi risiko Covid-19. Ada 1.171 terkonfirmasi positif Covid-19 yang ada di Kemenkeu. Jumlah meninggal di Kemenkeu 39 orang,” tuturnya.

Ditjen Pajak dan Bea Cukai, kata Sri Mulyani, merupakan direktorat yang paling rentan terkena Covid-19. Mengingat tugas otoritas berikut banyak bersentuhan segera dengan masyarakat. Selain itu Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) dan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN).

“Dalam keadaan covid-19, Kementerian Keuangan yang bekerja untuk memelihara keuangan negara terhitung hadapi risiko nyata dari Covid-19 tapi kami tetap menjalankan tugas,” jelasnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *